DPRD Kota Batam Sambut Kunker Forkopimda Tanah Datar, Bahas Penguatan Kerja Sama Pasokan Bahan Pokok

BATAM – Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin bersama sejumlah anggota DPRD dan Sekretaris DPRD Kota Batam menerima kunjungan kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) siang.

Rombongan Forkopimda Kabupaten Tanah Datar dipimpin langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra SE MM bersama Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra SE MM. Turut dalam rombongan Kajari Tanah Datar Ryan Palasi SH MH, Kapolres Tanah Datar AKBP Marwan Fajrin SIK MIK, Dandim 0307/Tanah Datar Letko Arm Hendriyana SSos MM, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin didampingi Ketua Fraksi Partai NasDem Rival Pribadi SH, Ketua Fraksi Partai Gerindra Haji Ahmad Surya SE, Ketua Fraksi PAN-Demokrat-PPP Buya Safari Ramadhan, anggota Fraksi Partai NasDem Arlon Verysto, serta Sekretaris DPRD Kota Batam Dr Ridwan Afandi SSTP MEng.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama antardaerah, terutama dalam mendukung kebutuhan pangan Kota Batam sekaligus mengoptimalkan potensi daerah Kabupaten Tanah Datar. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Datar. Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan Forkopimda Kabupaten Tanah Datar yang hadir bersama dalam kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, sinergi antarpimpinan daerah menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami juga berterima kasih karena telah memilih Kota Batam sebagai tujuan kunjungan kerja. Banyak hal yang bisa kita diskusikan untuk kebaikan kedua daerah,” ujar Kamaluddin.

Beliau juga mengatakan, hubungan Batam dan Tanah Datar memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh, terutama karena terdapat keterkaitan kebutuhan dan potensi ekonomi kedua daerah.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan DPRD Kota Batam. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan sejumlah potensi Kabupaten Tanah Datar, khususnya sektor pertanian yang menghasilkan berbagai komoditas pangan seperti beras, sayur-sayuran dan telur.

Menurut Eka Putra, sejumlah komoditas tersebut selama ini juga menjadi bagian dari pasokan kebutuhan masyarakat di Kota Batam. Karena itu, pihaknya memandang perlu adanya penguatan kerja sama antardaerah agar rantai pasok komoditas pangan dari Tanah Datar ke Batam dapat berjalan semakin baik dan berkelanjutan. “Kami juga ingin dapat berdiskusi mengenai peningkatan PAD,” kata Eka Putra.

Beliau berharap komunikasi yang terbangun melalui kunjungan kerja tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret, baik di bidang pangan maupun sektor-sektor lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra SE MM. Beliau secara khusus mengundang pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam untuk melakukan kunjungan balasan ke Tanah Datar.

Menurut Anton, kunjungan tersebut penting untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas sekaligus menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang dapat dilakukan kedua daerah ke depan. “Kami mengundang pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam untuk berkunjung ke Tanah Datar. Mudah-mudahan dari komunikasi ini dapat terjalin kerja sama dalam berbagai hal ke depan,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin menyambut baik gagasan tersebut. Beliau menegaskan bahwa kerja sama antara Tanah Datar dan Batam memiliki nilai strategis, khususnya dalam mendukung ketahanan dan ketersediaan pangan di Kota Batam.

“Memang perlu ada kerja sama Tanah Datar-Batam, dan kami dengar sudah ada komunikasi dengan Walikota Batam. Tentu ini kami support mengingat Batam sangat membutuhkan supply bahan pokok dari daerah sekitar,” tegas Kamaluddin.

Menurutnya, sebagai daerah perkotaan dan kawasan industri, Batam memiliki keterbatasan dalam menghasilkan komoditas pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya secara mandiri. “Di sini hampir tak ada pertanian, hanya ada sedikit sekali dan tidak mencukupi. Jadi, kami sangat dukung kerja sama antardaerah ini dalam rangka pasokan bahan pokok,” lanjutnya.

Kamaluddin menilai, kerja sama tersebut tidak hanya penting untuk menjamin ketersediaan bahan pangan di Batam, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah penghasil melalui kepastian pasar bagi produk pertanian dan peternakan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta unsur Forkopimda kedua daerah dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai potensi kerja sama dapat dikembangkan secara konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diisi dengan diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama antara Kabupaten Tanah Datar dan Kota Batam. Kegiatan kemudian ditutup dengan tukar-menukar cinderamata antara kedua daerah dan foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan serta komitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama antardaerah.(*)

Mungkin Anda juga menyukai